http://www.radarbanten.com/read/berita/140/9277/Sajak-sajak-Rian-Ibayana.html
TENTANG JARAK
jika jarak terlalu dekat
punah sudah nikmat rindu
2012
MELELEH
Matahari
Amarah
Api Ungun
ada kamu
aku meleleh
2012
FLORENCE TAN
tinggal rindu yang berhasil kukemas dari episode-episode yang menjulur jauh,
bengis musim kerap melahirkan prahara berkulit drama
tinggal rindu juga yang berhasil ku layarkan menuju langitmu
yang kerap berubah warna di musim salju.
2012
CIWIDEY II
Jika waktu meruncing ke ulu jantung
dan habis daya, paru menimba udara.
Benamkan jasadku di bukit itu,
hempaskan juga kenanganku
bersama silir dingin serta tipis kabut.
Sehingga damai,
setenang batu-batu beku
di dasar tanahnya.
2011
DI BAWAH SELIMUT
yang rindu dan tua
menikmati bulan-bulan tak berwajah.
Gelap,
siapa menuntun jalan
ke titik yang tepat
berbenah dengan nyaman.
Kini angin tak bisa lagi dipercaya
sebab melahirkan dingin di wujud kemarau, bahkan badai.
Yang rindu, yang menggigil
di bawah selimut
menunggu
dengan wajah lucu
2012
KENANGAN
-Sharon Den Adel
aku mematung di sini, pada beku kota
aliran nafas mengental bersama suara pedagang nasi goreng di lamirin malam
lampu taman yang perkasa tak mampu membuka apa-apa
dari kelam yang melekatkan beberapa riwayat.
hampa, kenangan melesat ke lain langit
menembus cahaya lampu pengendara malam
mendobrak baliho yang baru dipasang.
suram, suaramu hilang ditelan gerimis yang menukik ke atas atap seng kios malam.
2012
Kamis, 02 Mei 2013
Kamis, 14 Maret 2013
DUA PENYAIR CIWIDEY MASUK "ANTOLOGI DARI NEGERI POCI 4 "
Antologi Penyair Indonesia dari Negeri Poci 4
Dua penyair asal Ciwidey, Bandung selatan. Lolos seleksi dan puisinya masuk dalam antologi Penyair Indonesia Dari Negeri Poci 4.
Rian Ibayana dan Yogira Yogaswara
NEGERI ABAL-ABAL, Antologi Penyair Indonesia Dari Negeri Poci 4
ISBN: 978-602-8966-44-3
Tebal: 722 hal.
Edisi Hard Cover
DAFTAR PENYAIR:
Dua penyair asal Ciwidey, Bandung selatan. Lolos seleksi dan puisinya masuk dalam antologi Penyair Indonesia Dari Negeri Poci 4.
Rian Ibayana dan Yogira Yogaswara
NEGERI ABAL-ABAL, Antologi Penyair Indonesia Dari Negeri Poci 4
ISBN: 978-602-8966-44-3
Tebal: 722 hal.
Edisi Hard Cover
DAFTAR PENYAIR:
- Abah Yoyok
- Abdul Salam H.S.
- Adri Darmadji Woko
- Alex Robert Nainggolan
- Alya Salaisha-Sinta
- Antho M. Massardi
- Arther Phanter Olii
- Aspar Paturusi
- Astry Anjani
- A’yat Khalili
- B. Irawan Massie
- B. Priyono Soediono
- Boedi Ismanto S. A.
- Cunong Nunuk Suraja
- Dahta Gautama
- Dalasari Pera
- Daru Maheldaswara
- Dedet Setiadi
- DG Kumarsana
- Dharmadi
- Dharnoto
- Dianing Widya
- Dimas Indianto S.
- Donny P. Herwanto
- Dwi Rahariyoso
- Eka Budianta
- Eko Budihardjo
- Elis Tating Bardiah
- Endang Werdiningsih
- Es Wibowo
- Evi Idawati
- Fakhrunnas M.A. Jabbar
- Farra Yanuar
- Frans Ekodhanto Purba
- Gunoto Saparie
- Hamzah Muhammad
- Handrawan Nadesul
- Handry T.M.
- Hanna Yohana
- Hardho Sayoko S.P.B.
- Hendro Siswanggono
- Hendry Ch. Bangun
- Heni Hendrayani Sudarsana
- Herman Syahara
- Husnul Khuluqi
- Imelda Hasibuan
- Isbedy Stiawan Z.S.
- J. Btara Kawi
- Joshua Igho
- Jusuf A.N.
- Kurnia Effendi
- Kurniawan Junaedhie
- Lailatul Kiptiyah
- Landung Simatupang
- Latief S. Nugraha
- M. Enthieh Mudakir
- M. Djupri
- Mardi Luhung
- Mariati Atkah
- Memed Gunawan
- Moh. Ghufron Cholid
- Muhammad Asqalani eNeSTe
- Naning Pranoto
- Nella S. Wulan
- Nia Samsihono
- Nissa Rengganis
- Oei Sien Tjwan
- Prijono Tjiptoherijanto
- R. Valentina Sagala
- Rahadi Zakaria
- Rahmat Ali
- Rahmat Heldi H.S.
- Rama Firdaus
- Rama Prabu
- Ratu Ayu
- Rika Istianingrum
- Rini Fardiah
- Rismudji Rahardjo
- Rukmi Wisnu Wardhani
- Rian Ibayana
- S.P. Budisantosa
- Setiyo Bardono
- Sides Sudyarto D.S.
- Sjafrial Arifin
- Slamet Riyadi Sabrawi
- Soni Farid Maulana
- Sus Setyowati Hardjono
- Susy Ayu
- Sutirman Eka Ardhana
- Syaifuddin Gani
- Syarifuddin Arifin
- Udin Sape Bima
- Wahyu Wibowo
- Wayan Sunarta
- Windu Mandela
- Yadi Riyadi
- Yogira Yogaswara
- Yvonne de Fretes
- Elvynn G. Masassya( Penyair Tamu:)
Kamis, 24 Januari 2013
KABAR PRIANGAN 23 JANUARI 3013
CIWIDEY TENGAH MALAM II
satu baliho
sosok berkopyah hitam
dipasang lagi
meramaikan malam
2012
PADA TITIK INI SEGALANYA MENGENTAL
pada titik ini segalanya mengental
riwayat beringin tua, suara kereta serta kerlip lampu kota
menyatu menjadi riwayat baru
Bandung beku malam ini seperti sayu matamu yang sulit ditafsirkan
kerling yang tak jua dipahami
gerimis merintis jejak kepergian
kau menjauh dengan secarik rindu di tangan
puisi hampir lahir di sini
dan aku membidaninya sendiri...
2012
JAKET
masuklah ke dalam saku jaketku
hangatkan sulur-sulur hatimu yang diliputi gelisah
seperti puisi berbenahlah dengan nyaman
percayalah meski hujan melahirkan badai
dan cuaca melesatkan dingin
kau dijamin aman.
bersemayamlah dengan mesra
sebab jalan berontak adalah diam
merenung sambil meninju waktu.
masuklah ke dalam saku jaketku
hangat yang kekal
episode baru kelak menghampirimu
2012
KAOS
menyablon kisah di atas kaos putih
garis demi garis
arsiran cerita
merah gelisah
hitam kelam
biru haru
hijau galau
lalu cinta ?
2012
SEPERTI WAKTU YANG BERJALAN TERATUR
Seperti waktu yang berjalan teratur
menekuni petak-petak dimana rakaat demi rakaat didirikan
terjal ini mesti ditaklukan, undakan demi undakan
meskipun angin telah dinikahkan dengan hujan kemudian melahirkan topan.
Dunia tahu sakral sabdamu, tegak lurus membelah cadas jahiliyah
juga menikung menghantam sejarah kekeliruan.
Seperti waktu yang berjalan teratur
membina sengkedan-sengkedan dimana sholawat demi sholawat dilantunkan
runcing kerikil dan tajam bebatuan bukan penghambat niat yang terpahat
Sebab rindu padamu Tuan, meneguhkan kekuatan
menuju puncak kepasrahan.
2012
http://www.epaper.kabar-priangan.com/
Jumat, 04 Januari 2013
HARIAN MIMBAR UMUM MEDAN 5 JANUARI 2013
SEPI
Sepi menaksir tubuhku lebih cermat dari lidah kemarau
lebih mengetahui titik waktu yang buntu.
Perlahan menyisir jejak lalu menyalak saat lampu padam.
Kini sepi menukik lebih cepat dari kelebat kilat,
saat jarak rentan retak dan rindu menghambar.
Sepi menyelinap saat bulan bercadar
dan aku hilang daya dijepit tebing sandiwara.
2011
DI GEDUNG INDONESIA MENGGUGAT, AKU MENGENALMU SEPERTI MENGENAL PUISI BARU
Angin menuntaskan berpuluh-kilometer perjalanan
lewat perkenalan dan jabat tangan.
Aku melihat puisi di kantung matamu
juga dari rambutmu kutemukan kalimat bersalju.
Ketika angin selatan berpapasan dengan angin utara.
Kita beranjak ke dalam ruang berdinding lukisan
dengan lampu besar yang menyala.
kita intim dalam kata, tenggelam dalam mantra.
Udara mencekam, hujan menggedor jendela kayu ruang itu
segalnya diam
namun kata kembali menderas seperti getar pesawat yang melintas
ataupun gemuruh topan yang ditunggangi seribu puisi.
Kita mabuk dalam pusaran yang sama, pusaran kata.
Angin menuntaskan berpuluh-kilometer perjalanan
lewat perkenalan dan jabat tangan.
Sejenak kita lupa pada laju kereta maupun lalu-lalang kendaraan
kita hanyut dalam bingar kata,
dalam bingar kata.
GEDUNG INDONESIA MENGGUGAT
14 FEBRUARI 2010
TELAGA TANDATANYA
Sepi menaksir tubuhku lebih cermat dari lidah kemarau
lebih mengetahui titik waktu yang buntu.
Perlahan menyisir jejak lalu menyalak saat lampu padam.
Kini sepi menukik lebih cepat dari kelebat kilat,
saat jarak rentan retak dan rindu menghambar.
Sepi menyelinap saat bulan bercadar
dan aku hilang daya dijepit tebing sandiwara.
2011
DI GEDUNG INDONESIA MENGGUGAT, AKU MENGENALMU SEPERTI MENGENAL PUISI BARU
Angin menuntaskan berpuluh-kilometer perjalanan
lewat perkenalan dan jabat tangan.
Aku melihat puisi di kantung matamu
juga dari rambutmu kutemukan kalimat bersalju.
Ketika angin selatan berpapasan dengan angin utara.
Kita beranjak ke dalam ruang berdinding lukisan
dengan lampu besar yang menyala.
kita intim dalam kata, tenggelam dalam mantra.
Udara mencekam, hujan menggedor jendela kayu ruang itu
segalnya diam
namun kata kembali menderas seperti getar pesawat yang melintas
ataupun gemuruh topan yang ditunggangi seribu puisi.
Kita mabuk dalam pusaran yang sama, pusaran kata.
Angin menuntaskan berpuluh-kilometer perjalanan
lewat perkenalan dan jabat tangan.
Sejenak kita lupa pada laju kereta maupun lalu-lalang kendaraan
kita hanyut dalam bingar kata,
dalam bingar kata.
GEDUNG INDONESIA MENGGUGAT
14 FEBRUARI 2010
TELAGA TANDATANYA
Yang tehampar luas di mata sunyi adalah genangan tinta tak
terhingga
cekungan pekat tak beujung.
Aku yang tak pernah beruntung
menangkap cahaya di langit-langit kamar, kerap sendiri dalam
memar
Bagaimana mungkin aku berjalan tegar?
langkahku hanyut pada kantuk, terlelap dalam
keterjagaan
Yang terperangkap dalam angin ribut, pada senja yang hitam
adalah pesan yang tak tersampaikan
kandas di pertengahan musim, jalan cuaca senantiasa sunyi,
untuk ini.
Hatimu telaga tanda tanya
tak terselami
dan hatiku genangan tinta
untuk pesan cerita yang tak pernah terbaca.
Maret 2008
Minggu, 26 Agustus 2012
RADAR SUARABAYA 26 AGUSTUS 2012
Rindu yang berkali-kali singgah
kemudian berbenah
menjelma pintu-pintu bisu.
Perjalanan tertata rapi di lemari buku
bersama kenangan yang kian usang dan berbdebu.
jalan pikiran pecah di ubin kecoklatan
terbentur pada dinding yang dipenuhi gambar hewan
slogan serta propaganda
ah rumah singgah yang dulu ramah
melahirkan bayi-bayi yang mengerikan
sepi mengintai dari celah pentilasi
bertamu
berbenah diri.
2010
DI GEDUNG INDONESIA MENGGUGAT, AKU MENGENALMU SEPERTI MENGENAL PUISI BARU
Angin menuntaskan berpuluh-kilometer perjalanan
lewat perkenalan dan jabat tangan.
Aku melihat puisi di kantung matamu
juga dari rambutmu kutemukan kalimat bersalju.
Ketika angin selatan berpapasan dengan angin utara.
Kita beranjak ke dalam ruang berdinding lukisan
dengan lampu besar yang menyala.
kita intim dalam kata, tenggelam dalam mantra.
Udara mencekam, hujan menggedor jendela kayu ruang itu
segalnya diam
namun kata kembali menderas seperti getar pesawat yang melintas
ataupun gemuruh topan yang ditunggangi seribu puisi.
Kita mabuk dalam pusaran yang sama, pusaran kata.
Angin menuntaskan berpuluh-kilometer perjalanan
lewat perkenalan dan jabat tangan.
Sejenak kita lupa pada laju kereta maupun lalu-lalang kendaraan
kita hanyut dalam bingar kata,
dalam bingar kata.
GEDUNG INDONESIA MENGGUGAT
MENUJU LUHUR YANG TERANG
Mendalami bahasa angin yang berangsur-angsur lurus
menghayati peristiwa yang tekun meliris peristiwa baru
adakalanya mesti kuistirahatkan sajak demi sajak yang bergejolak memahat jejak
atau menyimpan larik-larik yang biasa memulas langit dengan beraneka kelir.
Di Cikahuripan
Adalah isyarat kesucian.
Sudah saatnya kubasuh topeng resah di wajah ini
membenamkan batin dalam bening mata air,
percikan demi percikan sejuk dari sumur berdinding lumut
Di Lawang Saketeng,
kemudian beranjak pada seikat niat
untuk menentukan kiri dan kanan, memilih musim yang kelak melenggangkan jalan
antara getir terang atau anggunnya kegelapan.
Di Palawangan Ibu,
segalanya bermula dari gang sempit ini
episode kalahiran yang melangitkan nyeri dan derap perjuangan.
Adalah tafakur tak terukur, ketika merenungkan detik pertama si mungil menghirup udara.
Di Pupur Ibu,
kasih sayang tak terhingga melimpah ruah
tak terselami, lebih dalam dari palung tersunyi.
Dekapan hangat, timang nasihat
belaian yang menyejukan prahara, mendiamkan badai.
Di Kokoncoran,
adalah tangga pengujian
memanah mendung, mengarungi jeram
membaca lembut kabut ataupun memahat batu menjadi tugu.
Di Keraton, adalah sebuah kedudukan
kewibawaan yang fana
Di Puncak Manik, segalanya kembali pada kepasrahan.
Memusnahkan cadas kesombongan
Tunduk di bawah Ke-Maha Luasan-Nya
Luhur yang Terang
Dan pada akhirnya sampailah jua satu persatu pandangan mata
meraba cerita serta tanggal-tangal di tubuh batu purba
memalingkan muka dari arus jaman yang kadang menghanyutkan langkah dan pandang.
dapat jua kita saksikan ketabahan-ketabahan silam
isyarat kerja keras ketegaran mengukir takdir serta mengokohkan laju usia.
Dan pada akhirnya sampailah jua petuah-petuah itu meluruskan deru waktu
CIWIDEY 2012
Rabu, 15 Agustus 2012
ALAMAT EMAIL SURAT KABAR TERKINI TERKINI
BERIKUT alamat-alamat email redaksi koran, majalah, jurnal dan tabloid yang menerima kiriman CERPEN/PUISI.
1. Republika
sekretariat@republika.co.id, aliredov@yahoo.com
Tidak ada pemberitahuan dari redaksi terkait pemuatan cerpen. Sudah lama tidak memuat puisi. Honor cerpen Rp. 400.000,- (potong pajak), tetapi—pengalaman beberapa rekan penulis, harus sabar menagih ke redaksi beberapa kali agar segera cair.
2. Kompas
opini@kompas.co.id, opini@kompas.com
Ada konfirmasi pemuatan cerpen/puisi dari redaksi via email. Honor cerpen Rp. 1.100.000,- (tanpa potong pajak), honor puisi Rp. 500.000,- (tanpa potong pajak–referensi Esha Tegar Putra), seminggu setelah pemuatan, honor sudah ditransfer ke rekening penulis.
3. Koran Tempo
ktminggu@tempo.co.id
Biasanya Nirwan Dewanto—penjaga gawang rubrik Cerpen Koran Tempo, meng-sms penulis terkait pemuatan cepen/puisi jika penulis mencantumkan nomer hp di email pengiriman. Honor cerpen tergantung panjang pendek cerita, biasanya Rp. 700.000,- honor puisi Rp. 600.000,- (pernah Rp. 250.000,- s/d Rp. 700.000, referensi Esha Tegar Putra), ditransfer seminggu setelah pemuatan.
4. Jawa Pos
sastra@jawapos.co.id
Jawa Pos menerima karya-karya pembaca berupa cerpen dan puisi atau sajak. Cerpen bertema bebas dengan gaya penceritaan bebas pula. Panjang cerpen adalah sekitar 10 ribu karakter. Honor cerpen Rp. 900.000,- (potong pajak), honor puisi Rp. 500.000,- (referensi Isbedy Stiawan Zs), ditransfer seminggu setelah cerpen/puisi dimuat.
5. Suara Merdeka
swarasastra@gmail.com
Kirimkan cerpen, puisi, esai sastra, biodata, dan foto close up Anda. Cerpen maksimal 9.000 karakter termasuk spasi. Honor cerpen Rp. 350.000,- (potong pajak), honor puisi Rp. 190.000,- (tanpa potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, jangan lupa tanggal pemuatan cerpen. Bisa diambil langsung ke kantor redaksi atau kantor perwakilan redaksi di kota Anda—jika ada.
6. Suara Pembaruan
koransp@suarapembaruan.com
Honor cerpen Rp. 400.000,- (potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.
7. Suara Karya
redaksi@suarakarya-online.com, amiherman@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 150.000,- (tanpa potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.
8. Jurnal Nasional
tamba@jurnas.com, witalestari@jurnas.com
Honor cerpen Rp. 400.000,- (potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.
9. Seputar Indonesia
redaksi@seputar-indonesia.com, donatus@seputar-indonesia.com
Tidak setiap hari Minggu memuat cerpen. Honor cerpen Rp. 400.000,- (potong pajak), honor puisi Rp. 190.000,- (tanpa potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.
10. Pikiran Rakyat
khazanah@pikiran-rakyat.com, ahda05@yahoo.com
Cerpen tayang per dua mingguan. Honor cerpen Rp. 350.000,- (tanpa potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.
11. Tribun Jabar
cerpen@tribunjabar.co.id, hermawan_aksan@yahoo.com
Selain ada cerpen berbahasa Indonesia setiap Minggu, juga ada cerpen bahasa Sunda setiap hari Kamis bersambung Jumat. Honor cerpen Rp. 200.000,- (tanpa potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.
12. Kedaulatan Rakyat
redaksi@kr.co.id, jayadikastari@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 400.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.
13. Joglo Semar (Yogyakarta)
harianjoglosemar@gmail.com
Honor cerpen Rp. 150.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.
14. Minggu Pagi (Yogyakarta)
we_rock_we_rock@yahoo.co.id
Terbit seminggu sekali setiap Jumat. Honor cerpen Rp. 150.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.
15. Surabaya Post
redaksi@surabayapost.info, surabaya_news@yahoo.com, zahira@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 150.000,- (potong pajak) hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.
16. Radar Surabaya
radarsurabaya@yahoo.com, diptareza@yahoo.co.id
Honor cerpen Rp. 200.000,- (potong pajak) hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.
17. Lampung Post
lampostminggu@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 200.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, bisa diambil langsung ke kantor redaksi atau minta tolong teman yang ada di Lampung untuk mengambilkan ke kantor redaksi.
18. Berita Pagi (Palembang)
huberitapagi@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, jangan lupa tanggal pemuatan cerpen, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.
19. Sumatera Ekspres (Palembang)
citrabudaya_sumeks@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, jangan lupa tanggal pemuatan cerpen, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.
20. Padang Ekspres
yusrizal_kw@yahoo.com, cerpen_puisi@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 100.000,- s/d Rp. 125.000,- honor puisi Rp. 75.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, jangan lupa tanggal pemuatan cerpen, bisa diambil langsung, atau minta tolong teman mengambilkan honor ke kantor redaksi.
21. Haluan (Padang)
nasrulazwar@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 150.000,- honor puisi Rp. 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, jangan lupa tanggal pemuatan cerpen, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.
22. Singgalang (Padang)
hariansinggalang@yahoo.co.id, a2rizal@yahoo.co.id
Honor cerpen Rp. 50.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.
23. Riau Pos
budaya_ripos@yahoo.com, habeka33@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 150.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.
24. Sumut Pos
redaksi@hariansumutpos.com
Honor cerpen Rp. 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.
25. Jurnal Medan
nasibts@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.
26. Analisa (Medan)
rajabatak@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.
27. Sinar Harapan
redaksi@sinarharapan.co.id, blackpoems@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.
28. Jurnal Cerpen Indonesia
jurnalcerpen@yahoo.com, jurnalcerita@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 250.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.
29. Majalah Horison
horisoncerpen@gmail.com, horisonpuisi@gmail.com
Honor cerpen Rp. 350.000,- honor puisi tergantung berapa jumlah puisi yang dimuat, biasanya dikirimi majalahnya sebagai bukti terbit. Hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi, dan kadang honor dikirim via wesel jika tidak ada nomer rekening.
30. Majalah Esquire
cerpen@esquire.co.id
Honor cerpen Rp. 1.000.000,- (potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.
31. Majalah Sabili
elkasabili@yahoo.co.id
Honor cerpen Rp. 200.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.
32. Majalah Suara Muhammadiyah
redaksism@gmail.com
Honor cerpen Rp. 150.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.
33. Majalah Ummi
kru_ummi@yahoo.com
Tema cerpen seputar keluarga dan rumah tangga. Honor cerpen Rp. 250.000,- ditransfer paling telat satu bulan setelah pemuatan.
34. Majalah Kartini
redaksi_kartini@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 400.000,- Sebulan setelah pemuatan honor ditransfer ke rekening penulis.
35. Majalah Alia
majalah_alia@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 300.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.
36. Majalah Femina
kontak@femina-online.com, kontak@femina.co.id
Honor cerpen Rp. 850.000,- dan cair seminggu setelah dimuat.
37. Majalah Sekar
sekar@gramedia-majalah.com, majalahsekar@gmail.com
Honor cerpen Rp. 400.000,- dibayar sebulan setelah majalah terbit.
38. Majalah Story
story_magazine@yahoo.com
Tema cerpen khas ala remaja/teenlit. Konfirmasi pemuatan cerpen via telepon dari redaksi Story. Antrian pemuatan panjang, bisa 6 bulan sampai setahun. Honor cerpen Rp. 250.000,- maksimal sebulan setelah pemuatan honor sudah ditransfer ke rekening penulis.
39. Majalah Gadis
redaksi.gadis@feminagroup.com
Tema cerpen khas ala remaja/teenlit. Honor untuk Percikan (cerpen mini tiga halaman) Rp. 500.000,- Honor untuk Cerpen Rp. 850.000,- ditransfer seminggu setelah majalah terbit.
40. Majalah Annida-online
majalah_annida@yahoo.com
Ada konfirmasi pemuatan cerpen via email redaksi Annida-online. Honor cerpen Rp. 50.000,- honor epik (cerita kepahlawanan) Rp. 100.00,- maksimal sebulan setelah pemuatan honor sudah ditransfer.
41. Majalah Bobo
bobonet@gramedia-majalah.com
Honor cerpen Rp. 250.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.
42. Kompas khusus Cerpen Anak
opini@kompas.co.id, opini@kompas.com
Pada subjek email ditulis CERPEN ANAK: JUDUL CERPEN. Honor cerpen Rp. 300.000,- Resensi buku anak honor Rp. 250.000,- Honor cair tiga hari setelah pemuatan.
43. Tabloid Nova
nova@gramedia-majalah.com
Honor cerpen Rp. 400.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.
Langganan:
Postingan (Atom)
CARITA TINA DUA CARITA (CARPON RIAN IBAYANA DI AYOBANDUNG.COM 20 MARET 2021)
Carita Tina Dua Carita “ Ké ké naha kuring aya dimana? Dimana ieu? Asa kakara kuring ka tempat ieu, naha bet aya di dieu?“ ...
-
Selain sebagai kota kuliner serta fashion. Bandung juga bisa disebut kota museum karena Bandung memiliki beberapa museum yang sangat menarik...
-
GUNUNG PADANG, SITUS WISATA YANG TERSEMBUNYI. Mendengar kata Ciwidey, yang terlintas dalam pikiran kita tidak akan jauh dari wisata. Terle...
-
http://www.suarapembaruan.com/pages/e-paper/2011/06/19/ MENCURI KELAM Mencuri kelam dari tubuhmu ayang udzur, lebih menegangkan dibandin...

