Jumat, 17 Juni 2011

MENJAHIT TANGAN SENDIRI

Aku sedang menjahit ketika udara kelabu itu
menggumpal berputar-putar melebihi deras jarum jam.
Aku masih menjahit ketika dadaku bertabuh keras
melebihi bedug di malam lebaran
ketika udara kelabu itu, jatuh pada catatanmu yang tajam.
Tentang ikatan.

Lantas lampu padam, listrik terputus

Listrik masih padam, ketika kukentalkan musyawarah
kulugaskan harapan.
Tentang catatanmu.

Listrik masih padam
ketika dada bertabuh lebih keras lagi
darah melaju lebih deras
ketika rindu mesti kukandaskan.

Listrik mengalir kembali.
Dan aku menjahit tangan sendiri.



MEI 2011

Sabtu, 04 Juni 2011

APA YANG MESTI DIHADAPKAN

Apa yang mesti dihadapkan dari sungai kering kepada muara?
Selain bebatuan tua atau sisa sampah yang mulai kerontang.
Semacam degup jantung telah berdegup berulang-ulang.
Saat kalender alam berbicara, mengisyaratkan abad yan telah jauh menggeliat.
Menuju pusat, ujung dari harap seikat niat.

Apa yang mesti dihadapkan dari sungai kering kepada muara?
Selain desir udara yang sama keringnya.
Ini terlalu pagi, jalan hujan belumlah tampak.
Sementara laju darah semakian panas,
dari dada menuju kepala.

Apa yang mesti dihadapkan
apa yang mesti disembahkan?


2011

CARITA TINA DUA CARITA (CARPON RIAN IBAYANA DI AYOBANDUNG.COM 20 MARET 2021)

Carita Tina Dua Carita               “ Ké ké naha kuring aya dimana? Dimana ieu? Asa kakara kuring ka tempat ieu, naha bet aya di dieu?“    ...