Minggu, 27 November 2011

BULETIN JEJAK EDISI 6 SEPTEMBER 2011

MEMURNIKAN JELAGA


Seakut inikah sunyi menyelinap di kantung malam.

Aku seperti berjalan sendiri pada lintasan purba, tak terkira jaraknya

Saujana, hamparan langit tak bertiang, tanpa penyangga.

Seakut inikah sepi mengarak di samudera hidup

aku hilang haluan, limbung bahtera, terang redup.

Kekasih, jejakmu benar pasti, memurnikan jelaga.



2011

BULAN


Sebelum kita menjadi asing kembali.

Saling tanya nama satu sama lain.

Peluklah aku sebagaimana engkau memeluk malam.

Peluklah aku sampai berkeringat

dan langit menurunkan airmata.


Juni 2010

JEMBATAN BIRU



Masih banyak yang perlu dilengkapi

sebelum moncong lokomotif mengoyak perjalanan.

Dan melarungkanmu ke jauh ruang.

Di atas jembatan biru berkarat, engkau membaca raut keriput seorang pengemis

seperti membaca waktu yang semakin dekat ke hilir takdir.

Matamu menerawang ke jauh batas, ke ujung rel yang hilang disekap asap.

Seperti berdoa.


Banyak petualangan yang terlewati dari sejuk langkah hingga nyeri

melayari langit kusam hingga pijar pelangi,

masih banyak yang perlu dilengkapi

sebelum bengis roda kereta melindas kita.

Masih banyak yang perlu dibangun, pilar serta tiang penyangga

sebelum tamat

sebagaimana jembatan biru yang habis oleh karat.


2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

CARITA TINA DUA CARITA (CARPON RIAN IBAYANA DI AYOBANDUNG.COM 20 MARET 2021)

Carita Tina Dua Carita               “ Ké ké naha kuring aya dimana? Dimana ieu? Asa kakara kuring ka tempat ieu, naha bet aya di dieu?“    ...